Menu Close

Kenali Tiga Tipe Material Plafon Rumah

Kenali Tiga Tipe Material Plafon Rumah
Plafon atau yang kerap disebut langit-langit, yakni komponan bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang mengendalikan tinggi suatu ruangan. Kecuali itu, plafon juga berkhasiat untuk keamanan, kenyamanan, serta estetika sebuah ruangan. Tinggi rendahnya plafon sungguh-sungguh mempertimbangkan tampilan suatu ruang. Ketinggian ini dievaluasi mulai dari permukaan lantai hingga dengan sisi bawah bidang plafon. Pada rumah tinggal, sebaiknya tinggi plafon berukuran sedang antara 3-3,5 meter. Ini bertujuan untuk memperlancar peredaran udara di rumah serta memperindah interior. Sementara batas terendah merupakan 2,5 meter dari lantai. Jikalau rancangan plafon terlalu rendah karenanya ruangan akan terasa pengap dan sesak, sehingga atmosfer ruangan menjadi kurang bagus. ( Terkait : http://www.sd.co.id/id/berita-detail/desain-minimalis-dengan-plafon-berbahan-pvc-untuk-rumah/123 )

Sebaliknya bila terlalu tinggi, bisa menghilangkan skor keindahan ruang di rumah sedangkan peredaran udara berlangsung bagus dan memberikan suasana teduh. Di sebagian gedung perkantoran bertingkat, biasanya optimal ketinggian plafon merupakan 2,5 meter. Ini disebabkan dari ketinggian tiap-tiap lantai yang tiga meter, masih dikurangi dengan balok dan ducting AC. Jadi, bila melebihi batas maksimum karenanya akan mengakibatkan pemborosan material.

Dikutip dari buku “Tutorial Komplit Membangun Rumah” karangan Gatut Susanta, kecuali fungsi yang telah diceritakan di atas plafon juga berkhasiat untuk:

1. Batas tinggi suatu ruang sehingga tak menonjol kosong
2. Barier pelbagai kotoran berukuran kecil yang jatuh dari celah atap
3. Menghalau percikan air hujan yang jatuh lewat atap
4. Isolator atau pengatur rasa panas dan dingin yang berasal dari atap
5. Penutup rangka atap supaya ruang lebih rapi dan bersih
6. Peredam bunyi, bagus yang dimunculkan oleh air hujan ataupun bunyi lainnya
7. Daerah menggantungkan bagian penerangan dan listrik

Di kios material bangunan atau kios bahan bangunan ketika ini tersedia tipe material yang lazim diaplikasikan sebagai plafon rumah, diantaranya;

Triplek

Ukuran triplek yang ada di pasaran untuk plafon merupakan 122cm x 244cm dengan ketebalan 3mm, 4mm, dan 6mm. Rangka plafon mengaplikasikan kaso 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60cm x 60cm. Untuk memasangnya, triplek bisa dibelah menjadi empat komponen dengan ukuran 61cm x 122cm dan dapat juga dipasang secara utuh tanpa dipotong.

Keperluan material pemasangan 1 meter persegi plafon triplek sebagai berikut:

– Triplek sebanyak 0,347 lembar
– Kaso 5/7 atau 4/6 dengan panjang 4 meter sebanyak 1,5 batang
– Paku sebanyak 0,220 kg

Kelebihan mengaplikasikan triplek sebagai bahan dasar plafon antara lain:

– Gampang pelaksanaannya
– Gampang dibeli di pasaran
– Harga murah
– Gampang dikoreksi atau diganti
– Ringan

Sementara kekurangannya merupakan:

– Kencang rusak jika terkena air terus menerus

– Tak bendung api

Serat fibersemen/ GRC board

Dikala ini serat fibersemen atau GRC board lebih banyak diaplikasikan oleh masyarakat. Sebabnya, material ini lebih murah dibanding triplek. Di pasaran, ukuran GRC board untuk plafon merupakan 60cm x 120cm dan 122cm x 244cm dengan ketebalan standar 4mm.

Rangka plafon yang diaplikasikan bisa berupa kaso 4/6 atau 5/7. Ada juga orang mengaplikasikan besi kotak (hollow) sebagai opsi rangka plafon. Material ini tak jarang diaplikasikan mengingat makin mahalnya harga kayu ketika ini. Ukuran besi hollow yang kerap diaplikasikan adalah 4cm x 4cm.

Pemasangan GRC board pada rangka plafon yang mengaplikasikan kaso merupakan dengan sistem dipaku. Padahal pada rangka besi hollow sistem memasangnya dengan disekrup atau river/viser. Kelebihan mengaplikasikan GRC board sebagai material plafon yakni:

– Pengerjaanya gampang
– Harga relatif lebih murah dari triplek
– Gampang dikoreksi atau diganti
– Relatif ringan
– Bendung kepada api dan air

Sementara sisi minusnya merupakan:

– Masih susah didapat di sebagian tempat pelosok
– Tak bendung benturan

Gipsum

Tipe material plafon yang satu ini sungguh-sungguh ideal dipasang pada rumah yang penutup atapnya yakni pelat beton, sebab ada jaminan tak bocor. Ukuran gipsum di pasaran biasanya 122cm x 244cm. Pada prinsipnya, keperluan bahan untuk pemasangan plafon gipsum sama dengan GRC board. Cuma saja kecuali sekrup, pemasangan dapat dilaksanakan dengan mengaplikasikan bubuk gipsum atau compound.

Artikel : http://www.sd.co.id/eng/news-detail/keuntungan-menggunakan-atap-rumah-upvc/124

Bubuk ini berfungsi sebagai perekat di daerah sambungan atau list dan ornamen. Pemasangan sambungan gipsum lazimnya dijalankan dengan sistem diplester lebih-lebih dulu. Serupa GRC board, pemasangan gipsum juga bisa mengaplikasikan rangka besi hollow, dengan sistem disekrup atau rivet/viser bukan dipaku. Pemasangan penggantunganya malah menggunakan dinabolt/dinaset jika dilaksanakan pada tembok.