Menu Close

Hal yang Wajib Anda Tahu Sebelum ke Raja Ampat

Masalah terbesar saat mengunjungi Raja Ampat adalah Transportasi

Dalam perjalanan ini, biaya paling besar yang dikeluarkan untuk ke Raja Ampat ada pada transportasi. Hal-hal ini mungkin dapat dijadikan pertimbangan.

– Kapal PELNI

Transportasi paling murah untuk sampai di Sorong dengan garis start di Jakarta. Sekali jalan dikenakan biaya Rp 700.000,- hingga Rp 800.000,- per orang. Tapi estimasi waktu sangat lama dengan memakan waktu sampai 5 hari.

Transportasi ini cocok untuk orang yang memang mempunyai banyak waktu luang. Tidak untuk pekerja kantoran yang hanya mempunyai waktu cuti sedikit.

– Mencari Karcis Promo Pesawat

Jauh-jauh hari, lebih baik jika Anda lebih sering mengecek tiket-tiket promo. Untuk hari-hari biasa atau mungkin di hari-hari libur, harga tiket akan cenderung lebih tinggi mencapai Rp 3-6 juta sekali terbang.

Berdasarkan pengalaman dari kami, cara inilah yang kami tempuh untuk sampai di Raja Ampat. Dengan tiket promo kami memperoleh promo “beli 1 gratis 1” dengan harga tiket 4 kali lebih murah dari harga normal. Memang terkesan menggiurkan, tetapi car ini sangat mengandalkan keberuntungan. Kecuali Anda mengetahu trik atau cara mendapatkan tiket promo dengan mudah.

Baca Juga: Holy Land Tours

Selain itu pastikan pesawat Andasampai sebelum pukul 12.00 WIT supaya bisa beristirahat sebentar sebelum menyeberang ke Waisai menggunakan perahu pada pukul 14.00 WIT. Perlu merogoh kocek Rp 120.000,- untuk menyeberang dari Sorong ke Raja Ampat. Hanyasaja, kapal ini memakai sistem “kapal penuh, segera berangkat”. Misalkan sebelum jam 14.00 WIT kapal telah penuh, kapal ini akan berangkat. Hal yang menyenangkan bagi kami dari perahu ini adalah interiornya yang nyaman, dilengkapi sofa empuk.

 

Ala backpacker atau ikut open trip agen wisata

– Open Trip

Hanya dengan biaya Rp 7,5 juta, keindahan dari Raja Ampat dapat dirasakan selama 4 hari. Kami membuka open trip gabungan antar teman yang minimal kuotanya 12 orang. Tapi, untuk biaya ini belum termasuk biaya PP dari kota pemberangkatan ke Sorong, karena biasanya open trip ini menjadikan Sorong sebagai meeting point.

Meskipun cukup mahal bahkan lebih mahal dari perjalanan keliling Asia Tenggara, kabar baiknya kalau menggunakan jasa agen wisata, Anda tidak lagi perlu memikirkan bagaimana nantinya mencari hotel, biaya diving, dan dokumentasi juga sudah mereka urus.

Cek Juga: Paket Tour Israel

– Backpacker

Untuk menekan pengeluaran trip ala backpacker ke Raja Ampat, kami sangat menganjurkan untuk mengajak sahabat minimal 4 orang demi menekan biaya transportasi dan penginapan karena dengan rombongan akan lebih murah.

Selain itu, berbeda dengan open trip agen wisata yang sudah mempunyai jadwal waktu kunjung terbaik ke Raja Ampat, disaat backpacking kita wajib memperhatikan musim. Pada bulan-bulan November sampai Januari bukan waktu terbaik untuk berkunjung ke sana.

Untuk tempatmenginap, sebetulnya kita dapat memilih menginap di Sorong atau Waisai ( Ibukota Raja Ampat). Menginap di Sorong, Anda wajib merogoh Rp 8.000.000/20 orang untuk sekali menyeberang. Meskipun mahal, fasilitas penginapan di Sorong jauh lebih lengkap.

Di Waisai, kami menginap di sebuah resort seharga Rp 500.000/hari, diving Rp 550.000/titik dan sewa alat snorkeling Rp 50.000,-. Sebuah harga yang sepadan dengan yang kami dapat. Romantisnya cahaya matahari, pohon-pohon rimbun sekitar penginapan, beberapa soa-soa yang melekat di batang pohon merupakan pengalaman-pengalaman yang hanya dapat diperoleh di Raja Ampat.

Simak Juga: Tour ke Israel

Apa aktivitas yang dapat dilakukan di Raja Ampat?

Selain merasakan pulau yang masih perawan dengan semua panorama yang tidak ada duanya, alasan utama kami datang ke sana adalah untuk diving dan snorkeling. Sepanjang mata melihat, kami mendapati panorama hutan lebat, gugusan batu kapur berwarna-warni dan berbagai macam tumbuhan langka serta sarang penyu di tepi pantai.

Hal paling penting tentu saja, mengerjakan hal mainstream seperti berfoto selfie di gugusan Pulau Wayag yang terkenal itu.

Melihat burung Cenderawasih di kebun hewan adalah hal yang sudah biasa. Bagaimana jika melihat langsung di Papua? Di kepulauan GAM kami terpesona saat melihat secara langsung tarian burung langka ini.

Hal lainnya? Berbaur dengan masyarakat lokal Raja Ampat. Inilah bagian terbaik dari Raja Ampat. Mereka sungguh-sungguh ramah dan suka tertawa. Hal yang paling mengesankan, anak-anak di Raja Ampat sangat menyukai jika kami mengeluarkan satu bungkus permen coklat dari kantung, mereka segera berkerumun di sekitar kami.

Kunjungi Juga: Holyland Tour